Wahai saudaraku…, para penuntut ilmu, kita diperintahkan untuk sabar dalam menuntut ilmu. Kendati disana banyak rintangan dan hambatan namun hendaknya semua itu tidak menyurutkan semangat seseorang dari menimba ilmu.
Mungkin terkadang seorang penuntut ilmu dihinggapi dengan rasa jenuh, lelah dan letih dalam menuntut ilmu. Itu hal yang biasa terjadi dalam seluk beluk menuntut ilmu. Namun jangan sampai seorang penuntut ilmu mengalami dekadensi semangat dalam memperoleh ilmu yang bermanfaat. Jangan pernah seorang penuntut ilmu merasa bosan darinya.
Sebab, bosan adalah penyakit yang mematikan, membunuh cita-cita seseorang sebesar sifat bosan yang ada pada dirinya. Setiap kali orang itu menyerah terhadap kebosanan, maka ilmunya akan semakin berkurang. Terkadang sebagian kita berkata dengan gerak-geriknya, bahkan dengan lisannya, “Saya telah pergi ke banyak majelis ilmu, namun saya hanya bisa mengambil sedikit manfaat saja.” Ingatlah wahai saudaraku, kehadiran anda dalam majelis ilmu cukup membuat anda mendapatkan pahala. .
.
Bagaimana jika anda mengumpulkan antara pahala dan manfaat ??? Oleh karena itu, janganlah putus asa. Berusahalah dengan sungguh-sungguh, mohonlah pertolongan kepada Alloh dan janganlah lemah. Walaupun anda pada hari ini belum mendapatkan ilmu, maka curahkanlah terus usahamu di hari kedua, ketiga, keempat,…setahun, dua tahun, dan seterusnya…! .
.
“Sesungguhnya hati bani Adam seluruhnya berada diantara dua jemari Ar Rahman, bagaikan hati yang satu. Dia membolak-balikkan sekehendaknya. Kemudian Rosulullah berdoa: ‘Ya Alloh Yang Maha Membolak-balikkan hati, arahkanlah hati-hati kami diatas ketaatan kepada-Mu’.” HR. Muslim .
.
📝 mutiaraalhikmah.wordpress.com
#sabar
Follow IG: @ikhwan_bumiayu
Mungkin terkadang seorang penuntut ilmu dihinggapi dengan rasa jenuh, lelah dan letih dalam menuntut ilmu. Itu hal yang biasa terjadi dalam seluk beluk menuntut ilmu. Namun jangan sampai seorang penuntut ilmu mengalami dekadensi semangat dalam memperoleh ilmu yang bermanfaat. Jangan pernah seorang penuntut ilmu merasa bosan darinya.
Sebab, bosan adalah penyakit yang mematikan, membunuh cita-cita seseorang sebesar sifat bosan yang ada pada dirinya. Setiap kali orang itu menyerah terhadap kebosanan, maka ilmunya akan semakin berkurang. Terkadang sebagian kita berkata dengan gerak-geriknya, bahkan dengan lisannya, “Saya telah pergi ke banyak majelis ilmu, namun saya hanya bisa mengambil sedikit manfaat saja.” Ingatlah wahai saudaraku, kehadiran anda dalam majelis ilmu cukup membuat anda mendapatkan pahala. .
.
Bagaimana jika anda mengumpulkan antara pahala dan manfaat ??? Oleh karena itu, janganlah putus asa. Berusahalah dengan sungguh-sungguh, mohonlah pertolongan kepada Alloh dan janganlah lemah. Walaupun anda pada hari ini belum mendapatkan ilmu, maka curahkanlah terus usahamu di hari kedua, ketiga, keempat,…setahun, dua tahun, dan seterusnya…! .
.
“Sesungguhnya hati bani Adam seluruhnya berada diantara dua jemari Ar Rahman, bagaikan hati yang satu. Dia membolak-balikkan sekehendaknya. Kemudian Rosulullah berdoa: ‘Ya Alloh Yang Maha Membolak-balikkan hati, arahkanlah hati-hati kami diatas ketaatan kepada-Mu’.” HR. Muslim .
.
📝 mutiaraalhikmah.wordpress.com
#sabar
Follow IG: @ikhwan_bumiayu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar