HUKUM WANITA SAFAR TANPA MAHRAM DENGAN IZIN SUAMI
PERTANYAAN : Assalamua’laikum….ustadz… sy mau tanya apa boleh seorang istri pergi dgn rombongan teman2 tanpa suami utk menginap dan rekreasi. Tapi suaminya mengijinkan. Syukron
JAWABAN :
Wa’alaikumus Salam warohmatullahi wabarokatuh
Wa’alaikumus Salam warohmatullahi wabarokatuh
Ada bbrp poin penting dulu yang perlu dipahami, sbb :
Para ulama berbeda pendapat tentang batasan Safar, ada yg berpendapat jarak 85km, ada yang berpendapat lebih atau kurang dari itu. Dan pendapat yang shahih adalah dikembalikan kepada ‘urf (kebiasaan) masyarakat setempat. Apabila mereka menganggapnya pergi dari satu tempat ke tempat lain dianggap safar, maka hal tsb tmsk Safar. Jika tidak, maka tdk tmsk Safar.
لاَ تُسَافِرْ الْمَرْأَةُ إِلا مَعَ ذِي مَحْرَمٍ
Seorang wanita tidak boleh melakukan Safar kecuali dengan mahramnya (HR Muslim)
Hadits di atas menunjukkan larangan tegas seorang wanita melakukan safar tanpa disertai mahramnya.
Imam Nawawî mengatakan
أَنَّ كُلّ مَا يُسَمَّى سَفَرًا تُنْهَى عَنْهُ الْمَرْأَة بِغَيْرِ زَوْج أَوْ مَحْرَم
Bahwa segala bentuk yang dinamakan Safar, maka wanita dilarang melakukannya tanpa disertai suaminya atau mahramnya.
لم يختلفوا في أنه ليس للمرأة السفر في غير الفرض ( الحج الواجب ) إلا مع زوج أو محرم
Ulama tidak berbeda pendapat tentang tidak bolehnya wanita melakukan safar yang tidak wajib (seperti haji wajib) kecuali disertai suami atau mahramnya.
Artinya, semua jenis safar dilarang utk wanita melakukannya tanpa suami atau mahramnya, kecuali Safar yang wajib
Yang jadi acuan bukanlah izin suami, namun yg jadi acuan adalah adanya mahram atau tidak di dalam safar.
Apabila suami mengizinkan, namun Rasulullah tidak mengizinkan, maka yang lebih wajib ditaati adalah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.
Syaikh Muhammad Shâlih al-Munajjid menjawab :
وسفر المرأة إلى الحج الواجب بلا محرم ، اختلف العلماء في جوازه ، والصحيح من أقوال العلماء : أنه لا يجوز
Safar nya wanita untuk haji yang wajib tanpa mahram, maka ini DIPERSELISIHKAN oleh para ulama kebolehannya. YANG SHAHIH DARI PENDAPAT PARA ULAMA ADALAH TETAP TIDAK BOLEH
Adapun yg sudah pernah haji, maka haji tsb bukan wajib, sehingga rukhshah (keringanan) yang membolehkan tanpa mahram tdk berlaku.
Wallâhu a’lam

Tidak ada komentar:
Posting Komentar